SEPERTI PAGI: KREDO DAN PUISI-PUISI FEMINIS

Penulis: R. Valentina Sagala

Penerbit: Institut Perempuan, 2012

Jendela Puan – Olin Monteiro

Selalu banyak label diberikan kepada aktivis perempuan, bahwa apa yang dilakukan adalah protes atau tuntutan. Tapi Valentina Sagala meruntuhkan semua dengan menyusun Seperti Pagi, Kredo dan Puisi-Puisi Feminis, yang membahas sebuah doa lirih, rasa terdalam dan harapan untuk Bahagia.

Tidak sama dengan pengantar yang ditulis, penyusun tulisan ini melihat bahwa puisi-puisi Valentina sangat reflektif, menggali pemikiran perempuan, jujur, bergairah dan kuat. Ada begitu banyak perenungan tentang diri sendiri, tubuh, koneksi antara jiwa dan dinamika relasi antara perempuan dan laki-laki. Ia ingin mencari jalan untuk merombak sesuatu yang dianggap tidak layak dibahas, yaitu: Hasrat. Padahal perempuan adalah setara dengan laki-laki untuk bicara soal seksualitasnya, tubuh, keinginan dan pillihan kita. Puisi-puisi Valentina membuat kita berharap bahwa tidak ada kekang dalam proses perempuan mencari jalan, kebebasan dan rahasia.

Ketidakbebasan perempuan sepanjang masa untuk mengerti tubuh sendiri itu harus dihentikan. Valentina memberi rasa kebebasan dan rasa cinta itu dalam kata-kata yang meruntuhkan malu-malu sudut kehidupan perempuan. Persoalan ketelanjangan atau ranjang bukan hal baru, bahwa manusia mengalaminya dan manusia lahir dari ketelanjangan itu. Ini mungkin metafora terhadap kembali ke diri sendiri, kejujuran dan mau melihat diri kita apa adanya. Tidak ada relasi yang akan sempurna, tetapi ada kenyataan bahwa manusia harus menerima ketidaksempurnaan dan bahagia dengan pilihannya. Untuk itu kita harus berterima kasih atas keberanian dan kejujuran Valentina untuk menginspirasi perempuan di mananapun.

Valentina Sagala, adalah aktivis perempuan, penyair, peneliti, konsultan gender, Senior Independent Law Advisor, legal drafter untuk kebijakan yang berperspektif gender, dan pendiri Institut Perempuan. Ia telah bekerja sebagai aktivis dari masa reformasi belum dimulai. Ia membantu proses advokasi ketika dulu Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga disusun dan akhirnya disahkan 2004. Sekarang ia adalah tim Substansi Advokasi Jaringan Masyrakat Sipil untuk Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual yang sedang diproses di DPR-RI. Di tahun ini, Valentina baru saja mengeluarkan beberapa buku terkait isu hukum, perempuan, dan kekerasan seksual, pelecehan seksual dalam dunia kerja, ketahanan keluarga, dan perlindungan rumah tangga. Silahkan lihat Instagram @valentina_sagala.

Sumber: Instagram @jendelapuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *