Pergantian Kepengurusan Jagat Jabar


Pergantian Kepengurusan Jagat Jabar
Oleh: Ria Permana Sari

INSTITUT PEREMPUAN-Bandung: Jagat Jabar merupakan Jaringan Anti Trafiking Jawa Barat, yang terbentuk pada bulan September 2005 sebagai forum komunikasi antar anggotanya. Dalam perjalanannya, Jagat Jabar yang semula beranggotakan 4 organisasi, yaitu FWBMI (Forum Warga Buruh Migran Indonesia), Format Subang (Forum Masyarakat Anti Trafiking), Geppekan Yu (Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak Indramayu) dan PWPBM (Paguyuban Wanita Peduli Buruh Migran), bertambah keanggotaannya dengan bergabungnya Pakubumi (Paguyuban Keluarga Buruh Migran Indonesia).

Pertemuan yang difasilitasi oleh INSTITUT PEREMPUAN tersebut mengevaluasi kinerja jaringan serta rencana kegiatan jaringan ke depan. Sebelumnya, R. Valentina, Executive Board INSTITUT PEREMPUAN, mengingatkan mengenai sejarah lahirnya Jagat Jabar dan menguatkan komitmen tentang jaringan tersebut. Jagat Jabar ini sendiri berfungsi untuk membantu dan menajamkan kerja-kerja lembaga dan komunitas berkaitan dengan masalah trafiking.

Diskusi Jagat Jabar, yang juga difasilitatori oleh Andi Akbar, mendiskusikan kegiatan yang telah dilakukan Jagat Jabar melalui anggotanya. Kegiatan tersebut adalah penanganan kasus, sosialisasi Jagat Jabar, pendampingan, konseling, penyuluhan, pendirian radio komunitas, kampanye, advokasi Perdes/ Peraturan Desa, diskusi kelompok, pendirian rumah baca, kampanye kekerasan terhadap perempuan, dan data base. Bertolak dari pengalaman sebelumnya, peserta melihat perlunya sistem koordinasi antar anggota. Berkaitan dengan hal ini, disepakati akan ada pertemuan rutin Jagat Jabar setiap 3 bulan sekali.

Melalui pemilihan langsung, Siti Rohmah dari Format Subang terpilih menjadi koordinator jaringan untuk periode 1 tahun menggantikan Cicih (PWPBM). Sementara itu, koordinator di tiap daerah adalah: Titin K (Kuningan), Neneng (Cirebon), dan Hero (Indramayu). Sementara itu, agenda kerja Jagat Jabar selama setahun ke depan adalah: memperbaiki sistem koordinasi jaringan, melakukan kampanye, data base, dan advokasi. Berkaitan dengan data base, Jagat Jabar akan mendokumentasikan data-data kasus yang ditangani oleh anggotanya, serta pengalaman-pengalaman anggotanya dalam melakukan pendampingan.

Siti Rohmah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih akan kepercayaan yang diberikan kepadanya, dan mengharapkan kerjasama dari semua anggota, dan selanjutnya diharapkan Jagat Jabar semakin solid dan berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penanganan trafiking di Jawa Barat.

Information and Links

Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.


Other Posts
Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak Masih Sering Terjadi
Launching Buku “Memberantas Trafiking Perempuan dan Anak” dan Sosialisasi UU PTPPO

Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

Reader Comments

Be the first to leave a comment!