Reli Mogok Makan Keprihatinan Nasional: JALA PRT SERUKAN AKSI #AKHIRIPERBUDAKANPRTINDONESIA



Mogok Makan adalah sebuah cara protes atau  perlawanan tanpa kekerasan; dalam tindakan ini, peserta berpuasa untuk menunjukkan protes politiknya, atau untuk mencapai tujuan misalnya perubahan situasi.

Kebanyakan peserta mogok makan menerima cairan atau minuman, tetapi tidak makan makanan yang padat/solid.

Kita melakukan mogok makan sebagai bentuk protes dan perlawanan terhadap sikap dan tindakan DPR dan Pemerintah yang tidak memiliki kehendak baik membahas dan mengesahkan RUU PPRT dan Ratifikasi Konvensi ILO 189 Situasi Kerja Layak PRT. Bahkan kedua lembaga mengeluarkan RUU PPRT dari prioritas Prolegnas dan saling melempar tanggungjawab atas pembahasan kedua instrumen mendasar tersebut.

Kita melakukan protes  mogok makan sebagai bentuk keprihatinan atas sikap DPR dan Pemerintah yang pro perbudakan PRT. Kita melakukan protes dan perlawanan mogok makan untuk mendesak DPR dan Pemerintah untuk segera:

    - RATIFIKASI Konvensi ILO 189

    - Bahas dan Sahkan UU Perlindungan PRT

     

    Kita memilih mogok makan karena berbagai cara untuk meminta, mendesak, menuntut RUU PPRT dan KILO 189 KL PRT bertahun-tahun dari lobby, pertemuan,  berbagai kampanye, desakan sms, desakan aksi, citizen law suit, diskusi. Berbagai cara sudah ditempuh. Namun sejak 2004 s.d.2015: 2 kali DPR, 2 kali Pemerintah dan sekarang menjadi 3 kali DPR 3 kali Pemerintah, sama sekali tidak berubah

Karenanya kita melakukan mogok makan berpuasa sebagai bentuk protes, bentuk kperihatinan. Sebagaimana cara ini sebetulnya juga dilakukan oleh orang-orang jaman dulu di berbagai wilayah atau negara, misal:  di Jawa dengan topo pepe dengan mogok berjemur di depan penguasa/alun-alun, di India, Mahatma Gandhi dengan mogok makan.

Sebagaimana juga di antara kita ada yang menjalankan puasa atau berpantang makan suatu jenis makanan. Namun untuk puasa/berpantang  sehari kali ini kita tujukan sebagai bagian keprihatinan protes atas sikap DPR dan Pemerintah yang pro perbudakan,dan untuk mendesak ataupun berdoa DPR dan Pemerintah segera Membahas dan Mengesahkan RUU PPRT dan Ratifikasi Konvensi ILO 189 Situasi Kerja Layak PRT.

Mogok makan bersama kali ini kita lakukan dengan cara tidak makan atau berpuasa 1 orang 1 hari bergiiran, estafet dan kita menunjukkan mogok makan kita ke DPR & Pemerintah melalui media social: facebook, twitter, melalui media massa, dan juga bisa melalui aksi.

KETENTUAN TEKNIS MOGOK MAKAN: 

Mogok Makan dilakukan 1 org/1 hari bergiliran bergantian mulai 7 Maret 2015 dari diumumkan dalam Konferensi Pers 7 Maret 2015

Peserta mogok makan harus memastikan dirinya dalam kondisi sehat

Peserta mogok makan diperbolehkan minum, sebaiknya minum hangat

Peserta mogok makan beraktivitas seperti biasa di kota masing-masing dan di tempat kerja masing-masing. Kecuali yang ingin bergabung dalam Aksi ke Menaker tgl 7 Maret dan Aksi ke DPR 24 Maret

Apabila Peserta kemudian dalam mogok makan merasa tidak kuat staminanya  maka peserta bebas menentukan untuk mengakhirinya. Apabila tidak kuat, peserta diminta segera minum minuman hangat dan makan

Peserta mogok makan diminta untuk mendaftar ke Seknas JALA PRT atau organisasi/jaringan masing-masing misal IMWU, JBMI 

Peserta yang menyatakan diri bergabung dalam mogok makan diminta menyatakan dukungannya dengan tulisan.

Pernyataan bergabung ditulis dalam selembar kertas (Ukuran bebas dan terbaca jelas) kemudian peserta berfoto dengan tulisan tersebut dan diunggah/upload ke fb kawan-kawan dan tag ke fb Jala PRT dan fb masing-masing dan sebarkan.

Kawan-kawan diminta menuliskan kalimat inti sebagaimana contoh, dan kawan-kawan bisa menambahkan pesan sendiri dan gambar menurut kawan-kawan.

Bahan tulisan bebas, bisa karton, kertas plano, tembok, tambah, kain, kaos, dsb. Yang penting terlihat dan terbaca jelas pesannya.

Contoh:

Saya ….. dr  …. pada tanggal …. mogok makan keprihatinan nasional untuk #akhiriperbudakanPRTIndonesia: Ratifikasi C189/KILO 189 Situasi Kerja Layak PRT & Bahas-Sahkan RUU PRT. Segera. Salam perjuangan”


Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

Reader Comments

Be the first to leave a comment!